Persiapan Banckpaker-an ke Luar Negeri

liburan

Melunasi janji yang tertunda, pada kesempatan ini aku akan menulis tentang persiapan backpaker ke luar negeri. Topik ini sebetulnya sudah banyak dibahas di blog atau tulisan lain. Tapi memang biasanya ada rasa yang berbeda ketika kita membaca tulisan orang yang kita kenal, dengan kemiripan kondisi dan situasi. Semacam akan muncul pertanyaan, “kalau dia yang kondisinya nggak jauh beda denganku bisa jalan-jalan ke luar negeri, kenapa aku tidak?”

Nah ini yang perlu dipersiapkan sebelum backpaker-an ke luar negeri.

  1. Persiapkan paspor. Kalau belum punya, cek persyaratannya di sini ya!
  2. Sediakan kartu kredit yang sebaiknya milik sendiri. Aku rekomendasikan kartu kredit syariah, biar aman bertransaksi dan halal.
  3. Siapkan uang untuk booking tiket, jumlah uangnya tergantung negara mana yanga kan kita tuju. Kalau ini perjalanan pertama Anda di kawasan Asia Tenggara, kupikir cukuplah menyiapkan uang Rp 500 ribu sampai sejuta /orang untuk beli tiket pulang pergi. Bahkan jika lagi promo, uang sejuta bisa lho untuk booking beberapa tiket terusan misalnya ke Malaysia lanjut Singapore atau Thailand. Salah satu situs tiket murah bisa cek di sini ya
  4. Mantengin jadwal promo tiket pesawat dengan cara daftar menjadi member Air Asia/AA (karena hingga saat ini baru maskapai ini yang relatif sering memberi promo). Sering-sering juga cek informasi maskapai Low Cost lain semacam Tiger Air Ways.
  5. Jika ingin pergi barengan dengan beberapa orang, sepakati jauh-jauh hari akan pergi dengan siapa saja, kumpulin data paspor dan bikin kesepakatan kira-kira akan pergi antara tanggal berapa dan bulan apa.

Nah jika sudah ada kabar-kabar akan ada promo tiket pesawat, ini saatnya Anda berburu tiket pesawat. Caranya gimana?

  1. Cek harga tiket promo! Biasanya beberapa jam sebelum jadwal promo, AA telah memberikan perkiraan harga tiket di tiap rute.
  2. Jika mau pergi barengan, langsung sepakati kira-kira rute mana yang mau diambil dan budget maksimal untuk tiket PP (misal rute perjalanan Malaysia dan Singapura bisa berangkat dari Jkt-KL dan pulang Singapura-Jkt dengan budget maksimal 500 ribu).
  3. Pastikan semua data calon penumpang (sesuai paspor) sudah tersimpan di database kita sebagai member AA.
  4. Jangan lupa memasukkan data kartu kredit di database kita (pastikan juga limit CC kita masih cukup untuk melakukan transaksi tersebut).
  5. Saat tiba waktu promo langsung beli tiket sesuai rencana. Ketika berburu tiket, sudah tidak ada waktu lagi untuk diskusi atau minta pertimbanagn teman-teman yang akan pergi barengan. Serahkan pengambilan keputusan pada teman yang bertugas mencari tiket. Karena biasanya proses ‘rebutan’ tiket akan berlangsung per menit bahkan per detik. Tidak ada waktu juga untuk mengetik satu per satu nama penumpang+nomor paspor → inilah manfaat database yang kubicarakan di poin 3 dan 4. Kalau kita sudah memiliki data ini, tinggal klak klik tanpa harus mengetik lagi. Jika tiket sudah kepegang, satu tahap telah terlewati.

Lalu persiapan apa lagi yang perlu dilakukan?

  1. Buat rencana perjalanan, bahasa kerennya ittinerary, secara umum aja. Misalnya 3 hari di Malaysia dan 2 hari di Singapura. Adakah teman atau saudara yang bisa ditumpangi menginap atau mau menginap di ho(s)tel? Jika menginap di ho(s)tel berarti berikutnya adalah mencari hotel murah.
  2. Air Asia juga memiiki jaringan dengan hotel (tune dan beberapa hotel lain). Terkadang mereka juga menawarkan promo atau diskon hotel. Makanya, cermati saja info-info terbaru dari AA. Jika beruntung, kita bisa mendapat hotel setara bintang 4 dengan harga 50-an ribu/orang.
  3. Jika tidak mendapat promo hotel kita juga bisa mencari penginapan murah meriah. Biasanya sekelas hostel atau dormitory (sekamar antara 2-8 orang). Saat ini banyak sekali hostel murah untuk backpaker. Harganya 30-70rb/orang/hari. Umumnya mereka hanya menyediakan tempat tidur, kamar mandi di luar. Tapi harga itu sudah dengan fasilitas sarapan sederhana (roti+selai) air minum, akses wifi dan air minum gratis.
  4. Untuk booking hotel ini biasanya mereka mensyaratkan bayar 10% melalui kartu kredit. Untuk diskon/promo terkadang mensyaratkan pembayaran lunas.
  5. Pilihan lain menginap, melalui airbnb. Beberapa tahun terakhir aku lebih suka menginap di airbnb karena umumya kita menginap di rumah atau apartemen orang, jadi ada dapurnya. Maklumlah kalau traveling bawa anak-anak, akses terhadap dapur menjadi penting. Minimal bisa untuk mengurangi pengeluaran dengan cara membawa makanan sendiri. Jika tertarik mendaftar airbnb buka pake referal punyaku ya, klik di sini.
  6. Cari informasi mengenai tempat-tempat yang akan dikunjungi dan bagaimana transportasi menuju tempat tersebut. Catat juga berapa tiket masuknya. Jika memungkinkan bisa booking juga tiket kereta/bus via online.
  7. Buat tabel yang memuat secara rinci rencana perjalanan termasuk hotel+alamat transportasi menuju sana lokasi yang akan dikunjungi, biaya, dll
  8. Buat rencana anggaran.

Menjelang hari H cek lagi persiapan dan Selamat Berlibur 🙂

Oh ya untuk mereka yang baru perdana pergi backpaker-an, apalagi barengan beberapa teman dan ingin dengan harga semurah-murahnya, agendakan perjalanan itu 6 bulan-1 tahun sebelum hari H. Kenapa?

  1. Harga tiket promo Air Asia (secara umum) berdasar rencana keberangkatana → paling murah setahun sebelumnya, murah-9 bulan sebelumnya, agak murah-6 bulan sebelumnya dan mahal-3 bln sampai hari H. Kecuali memang ada promo lain dan kita sedang beruntung mendapat tiket murah untuk perjalanan hari H-3 bulan.
  2. Kita bisa nyicil pengeluaran. Misalnya setahun sebelumnya mengeluarkan 500 ribu untuk booking tiket, H-6 bulan kemudian 300 ribu untuk booking hotel dan 300 ribu untuk booking kereta/bus/tiket masuk tentu lebih ringan dibanding jika harus mengeluarkan sejumlah uang tersebut dalam waktu yang berdekatan.
  3. Insya Allah kita bisa lebih siap secara lahir dan batin. Dengan memperbanyak olahraga, terutama jalan dan berlari → kemampuan ini akan banyak dibutuhkan, misalnya saat mengejar bis dan berburu makanan halal :). Merencanakan jauh-jauh hari juga berarti kita memiliki banyak waktu untuk browsing berbagai informasi dan jaringan. Kalau mau berkunjung ke rumah seseorang atau janjian ketemu dengan kenalan, kita jadi bisa merencanakan jauh-jauh hari.

Tidak susah, kan, merencanakan semua itu? Kalau aku bisa, kenapa kamu tidak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s